• Latest News

    Friday, November 1, 2013

    Istri-istri Para Koruptor

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus korupsi yang tak hentinya diungkap KPK menguak kehidupan rumah tangga para koruptor. Banyak koruptor yang menyembunyikan hartanya dengan nama istri, istri muda, anak, bahkan simpanan.

    Beberapa nama yang sudah diciduk KPK akhirnya terungkap mempunyai lebih dari satu istri.

    - Djoko Susilo
    Irjen polisi yang divonis 10 tahun pada 3 September 2013 terbukti mempunyai tiga orang istri. Yang pertama, Suratmi, adalah teman masa kecilnya. Istri kedua Djoko, Mahdiana, dinikahi 27 Mei 2001 di Kantor Urusan Agama (KUA) Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

    Uniknya di KUA, sang polisi mengaku bernama Joko Susilo Sarimun. Sedangkan kepada kerabat Mahdiana, Djoko mengaku bernama Andika Susilo. Lain lagi saat menikahi istri ketiganya, Dipta Anindita, di Solo, pada Desember 2008. Kepada penghulu Djoko mengaku masih lajang dan kelahiran tahun 1970. Aslinya Djoko lahir tahun 1960.

    Luthfi Hasan Ishaaq
    Bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera yang menjadi tersangka kasus suap impor daging diketahui mempunyai istri lebih dari satu. Tahun 1984 Luthfi menikahi Sutiana Astika. Pernikahan pertama mempunyai 12 anak. Istri kedua, Lusi Tiarani Agustine, dinikahi tahun 1996. Tiga orang anak diperoleh dari pernikahan dengan Lusi. Istri ketiga yang membuat namanya mencuat. Pada persidangan diperdengarkan rekaman pembicaraan dengan Ahmad Fathanah. Fathanah: Istri-istri antum sudah menunggu semua. Luthfi: Yang mana aja Luthfi: Yang pustun-pustun apa jawa sarkia. Fathanah: Pustun. Kata Pustun sendiri kurang lebih artinya sebutan untuk orang dari Pakistan, Afganistan atau Iran. Istri ketiga Luthfi, Darin Mumtazah, kebetulan keturunan Arab. Darin dinikahi tahun 2012. Yang membuah heboh, Darin masih  duduk di kelas tiga sekolah menengah kejuruan dan baru berumur 18 tahun. Meskipun begitu, hubungan mereka layaknya suami istri. "Darin manggil Pak Luthfi itu 'papah' dan Pak Luthfi manggil Darin, 'mama'," kata Sayitno, satpam di komplek Darin yang mendengar percakapan keduanya.

    Ahmad Fathanah
    Ahmad Fathanah yang sudah dituntut 17,5 tahun pada kasus suap impor daging sapi juga terkenal mempunyai banyak teman wanita. Bayangkan, KPK sendiri menyatakan menemukan 45 nama penerima aliran uang Ahmad Fathanah. Tahun 1993 ia menikahi Siti Fatimah, tetapi bercerai pada 1999 dan mempunyai tiga anak. Anak ketiga Zhiyad Ali Fadeli, 18 tahun. Kemudian Fathanah kembali menikah dengan Dewi Kirana, tetapi hanya bertahan sampai 2006. Tahun 2008 Surti Kurlianti dinikahi Fathanah. Pada Desember 2011, Fathanah kembali menikah, kali ini dengan penyanyi dangdut Sefti Sanustika. Ketika menikah dengan Sefti, Fathanah mengaku sudah cerai. "Bapak bilang duda, pernah menikah tapi sudah cerai," kata Sefti. Dengan Sefti, Fathanah sudah mempunyai satu anak.

    Wanita lain yang sempat terangkat ke publik adalah Vitalia Sesha. Wanita yang berprofesi sebagai model mengaku kerap menolak dinikahi Fathanah. Namun, ia mengaku sering diberikan barang berharga oleh Fathanah. Menurut Vitalia, ia percaya kebaikan sosok Fathanah. "Dari mata turun ke hati. Seseorang yang bisa aku suka dan percaya setelah aku melihat atau menatap matanya. Nah, mata beliau mata yang mencerminkan orang baik."

    Rusli Zainal
    Pelaku korupsi lainnya yang beristri lebih dari satu juga dialami bekas Gubernur Riau Rusli Zainal. Ia dijadikan tersangka untuk kasus suap PON ke XVIII Riau. Awalnya masyarakat Riau hanya mengetahui Rusli menikah dengan Septina Primawati. Namun, ketika kasus korupsinya mencuat, muncul nama Syarifah Darmiati Ida sebagai istri kedua. Awal perkenalan Rusli ketika orang tua Syarifah menitipkan anaknya ke Rusli untuk disekolahkan. Saat itu Septina, istri pertama Rusli, sering terpisah dengan Rusli. Septina menjadi dosen di Universitas Riau di Pekanbaru, sedangkan Rusli menjabat Bupati Indragiri Hilir. Makanya Syarifah sering diserahi tugas mengurusi dua anak Rusli dengan Septina. Entah bagaimana kemudian muncul rasa suka, yang berlanjut ke jenjang pernikahan selepas Syarifah lulus SMA.

    Heru Sulastyono
    Heru yang menjabat Kepala Subdirektorat Eskpor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ditangkap polisi. Heru diduga menerima uang suap dari Komisaris PT Tanjung Jati Utama, Yusran Arif Widyawati, sebesar Rp 11,4 miliar. Heru ternyata suami dari Maya Rosida yang menjabat Wakil Bupati Wonosobo. Perkenalan keduanya karena sama-sama asli Wonosobo. Ketika ditangkap Heru menempati rumah istri mudanya. Namun, ada yang menyebut itu rumah milik mantan istrinya, Widya Wati.
    • Berita Seharian Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Istri-istri Para Koruptor Rating: 5 Reviewed By: Berita Seharian
    Scroll to Top