• Latest News

    Saturday, November 2, 2013

    Kerugian Akibat Macet di Jakarta Rp 128 Triliun/Tahun, Dua Kali APBD

     

    Jakarta - Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) berpendapat bahwa seharusnya Pemprov DKI tak lagi menghitung-hitung keuntungan dalam masalah transportasi umum. Karena perpindahan masyarakat dari satu tempat ke tempat lain adalah hak setiap warga.

    "Dalam membangun angkutan umum, saya melihat masih ada perhitungan untung rugi," ujar Ketua DTKJ Azas Tigor Nainggolan, dalam acara diskusi di kantornya, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2013). Hadir dalam diskusi itu Korlap Sudinhub Jakarta Pusat Firmansyah.

    Padahal, Tigor manyampaikan bahwa kerugian akibat kemacetan di DKI mencapai angka yang luar biasa.

    "Kerugiannya Rp 128 triliun per tahun. Akibat dari polusi, dampak kesehatannya, BBM, dan macet itu stres lho. Itu dua kali APBD DKI," ujarnya.

    DTKJ menyampaikan dukungannya kepada Pemprov DKI untuk terus mengadakan bus TranJ baru pada tahun 2013 ini. Pengadaan transportasi massal merupakan jalan keluar dari kemacetan.

    Pemprov DKI telah membeli 664 bus TransJ baru yang akan mulai dikirim pada November nanti.

    "Kita beli sekitar 664 bus TransJ. Nanti mulai November dan Desember dikirim," kata Wagub Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/7).

    detik.com

    • Berita Seharian Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Kerugian Akibat Macet di Jakarta Rp 128 Triliun/Tahun, Dua Kali APBD Rating: 5 Reviewed By: Berita Seharian
    Scroll to Top