• Latest News

    Thursday, November 14, 2013

    Tega! Tukang Tipu di AS Incar Bantuan untuk Korban Topan Haiyan

    Tacloban : Saat Topan Haiyan menerjang 8 November 2011, memicu dinding air setinggi 6 meter, sejumlah warga Filipina berjuang menyelamatkan nyawa. Kini, 6 hari berlalu, perjuangan belum selesai. Kali ini, untuk bertahan hidup.Ribuan warga belum mendapatkan bantuan. Lapar, haus, dan terluka. Rumah sakit dan klinik kekurangan obat dan perlengkapan. Satu-per satu nyawa melayang akibat penyakit dan cedera yang tak tertangani dengan baik. Jasad-jasad yang masih tergeletak di jalanan mengeluarkan aroma tak sedap, makin bikin ngeri warga yang belum sembuh dari trauma.

    Di saat orang-orang dari seluruh dunia ingin mengulurkan bantuan, ada saja orang-orang yang tega memancing di air keruh, meraup untung dari penderitaan orang lain. Salah satunya di AS.

    Jaksa Agung negara bagian Illinois, Lisa Madigan, sampai mengimbau warga untuk berhati-hati dalam menyalurkan bantuan untuk para korban di Filipina. Sebab, ada sejumlah penipu yang menggalang dana bantuan yang lantas dialirkan ke kantong pribadi mereka.

    "Saat bencana melanda suatu tempat di dunia, orang-orang ingin melakukan apa yang mereka bisa untuk membantu korban," kata Madigan, seperti dikutip dari News Tribune, 13 November 2013. "Sayangnya itu dimanfaatkan para penipu untuk meraup keuntungan dari niat baik itu."

    Bu Jaksa menambahkan, warga diminta meneliti organisasi tempat mereka menyalurkan bantuan, agar sampai ke tujuan.

    Mengapa Bantuan `Lelet`?

    Meski bantuan telah terkumpul dari segala penjuru Bumi, namun belum menjangkau mereka yang paling membutuhkan. Membuat korban yang tak sabar marah dan menjarah, kita yang sekadar tahu saja dibuat gemas. Kok bisa di zaman yang serba canggih ini bantuan tak bisa cepat disalurkan? Sudah 6 hari!

    Seperti dikabarkan situs Betfast Telegraph, Kamis (14/11/2013), para petugas kemanusiaan membeberkan kesulitan yang mereka hadapi di lapangan. The Disasters Emergency Committee (DEC) -- kelompok 14 organisasi kemanusiaan Inggris mengatakan bala bantuan terhalang jalanan yang terputus, pelabuhan yang tutup, bandara yang fasilitasnya parah, dan meningkatnya risiko keamanan.

    "Orang-orang yang putus asa untuk mendapatkan makanan dan air marah dan mulai beralih ke cara-cara kekerasan," jelas DEC.

    Sementara, manajer Christian Aid, Coree Steadmen, mengatakan, dampak bencana sungguh di luar perkiraan. "Para petugas kemanusiaan harus berjalan selama berjam-jam dan tak menemukan satu pun bangunan yang utuh," kata dia.

    Jalanan juga dipenuhi pepohonan tumbang dan puing rumah-rumah yang ambrol. Tak mungkin dilalui mobil. Kini, para pekerja kemanusiaan berusaha menembus Tacloban menggunakan sepeda gunung.

    Sementara, bandara di Tacloban terlalu keci untuk diterbangi pesawat. Kini pesawat pembawa bantuan diterbangkan ke Manila dan Cebu, yang memungkinkan penyaluran bantuan melalui laut.
    Sumber: Liputan6.com
    • Berita Seharian Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Tega! Tukang Tipu di AS Incar Bantuan untuk Korban Topan Haiyan Rating: 5 Reviewed By: Berita Seharian
    Scroll to Top