• Latest News

    Wednesday, January 15, 2014

    Demokrat Kaget Ibas Didorong Jadi Tersangka


    VIVAnews - Nama Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, kerap disebut-sebut dalam kasus korupsi Hambalang meskipun sampai saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak pernah memeriksa pria yang akrab disapa Ibas itu.

    Bahkan, ada dorongan-dorongan dari berbagai pihak untuk menetapkan Ibas sebagai tersangka. Ketua Fraksi Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf pun kaget. 

    "Astagfirulah, masa ada orang yang bilang pas tidak pas (jadi tersangka), ini proses hukum. Bukan pas tidak pas," kata Nurhayati di Gedung DPR, Rabu 15 Januari 2014.

    Nurhayati berharap, kasus Hambalang ini, bisa berjalan sesuai dengan koridor hukum. "Masyakarat akan mengawasi, media juga memberitakan. Tapi ini harus berimbang tak hanya Demokrat, banyak yang lain juga sedang menjalani proses hukum," ujar dia.

    Tetapi, Nurhayati menyadari di tahun politik saat ini banyak orang yang memojokkan Demokrat. "Tapi masyarakat cerdas, parpol mana yang menegakkan kebenaran," kata dia.

    Sebelumnya, Yulianis, mantan wakil direktur keuangan PT Anugerah Nusantara mengungkapkan adanya aliran dana Grup Permai senilai US$200 ribu ke Ibas saat kongres Partai Demokrat pada Mei 2010 di Bandung.

    "Benar, uang US$200 ribu kepada Ibas itu terkait kongres (Partai Demokrat) di Bandung. Saya yakin," kata Yulianis di Pengadilan Tipikor, Jakarta

    Sayangnya, Yulianis tidak menjelaskan lebih lanjut maksud pemberian uang kepada Ibas. Apakah uang tersebut masuk ke dalam uang pemenangan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat tahun 2010. "Yang pasti Grup Permai tidak pernah mengeluarkan uang buat mengamankan proyek Hambalang," ujarnya.

    Menurutnya semua catatan dan data komputer keuangan Grup Permai sudah disita KPK.

    Ihwal ini, Ibas telah membantah telah menerima aliran dana proyek pembangunan sarana olahraga Hambalang, Bogor, Jawa Barat. 

    "Tudingan tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Ini seperti lagu lama yang diulang-ulang. Saya yakin 1.000 persen kalau saya tidak menerima dana dari kasus yang disebut-sebut dalam kasus belakangan ini."

    Spekulasi soal keterlibatan Ibas dalam aliran dana Hambalang sudah lama menyeruak. Isu ini pertama kali muncul tahun 2011 ketika mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, disidang oleh dewan kehormatan Partai Demokrat sebelum ia menjadi buron KPK.

    Dalam sidang itu, Nazaruddin mengatakan Ibas pernah menerima uang dari dirinya. Setelah sempat tenggelam, isu ini kembali muncul ketika mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, mengatakan secara implisit ia bersedia mengungkap isi dialog antara Amir Syamsuddin dan Nazaruddin dalam sidang dewan kehormatan Partai Demokrat.

    Sumber: http://politik.news.viva.co.id/news/read/473354-demokrat-kaget-ibas-didorong-jadi-tersangka
    • Berita Seharian Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Demokrat Kaget Ibas Didorong Jadi Tersangka Rating: 5 Reviewed By: Berita Seharian
    Scroll to Top