• Latest News

    Wednesday, January 29, 2014

    Indonesia di Bibir Bencana


    Trend bencana di Indonesia terus meningkat. Indonesia sedang diuji dengan berbagai bencana nasional. Tercatat, banjir, banjir bandang, erupsi gunung, tanah longsor, hingga gempa bumi seolah-olah bergantian melanda Negara ini. Sejak tahun 2002 hingga awal 2014 terhitung telah terjadi hingga ribuan jenis bencana alam, baik bencana hidrometeorologi maupun nonhidrometeorologi. Secara spesifik untuk musibah jenis hidrometeorologi hingga pada bulan Januari 2014, bencana yang terdiri dari banjir (95 kali), tanah longsor (39 kali), kekeringan (1.692 kali), puting beliung (36 kali), dan banjir disertai tanah longsor (4 kali).

    Untuk bencana nonhidrometeorologi, musibah yang terjadi khususnya sepanjang awal tahun ini adalah kecelakaan transportasi (4 kali), gelombang pasang dua kali, letusan gunung berapi satu kali, dan gempa bumi satu kali dengan jumlah keseluruhan yakni delapan.

    Bencana tersebut tidak hanya menimbulkan korban dan penderitaan, kerugian harta benda, kerusakan lingkungan, kerusakan sarana, prasarana,dan fasilitas umum.  Faktor akibat ulah manusia atau human error juga berperan menjadi faktor bencana. Penggundulan hutan, pengeringan dan penimbunan rawa dan situ atau mengubah fungsinya secara drastis, membuang sampah disembarang tempat, hilangnya daerah resapan oleh pembangunan mega proyek menjadi salah satu pemicu bencana.

    Selain akibat manusia, patut diketahui Indonesia berada di dalam ring of fire (cincin api) yang memiliki potensi bencana alam cukup tinggi , karena berada diantara wilayah lintasan dua jalur pegunungan sirkum pasifik dan sirkum mediterania yang terdapat banyak gunung berapi dan aktivitasnya rentan menyebabkan terjadinya gempa vulkanik. Posisi geologis Indonesia yang berada pada pertemuan tiga lempeng aktif yaitu lemeng Indo-Australia dibagian selatan, lempeng Euro-Asia dibagian utara dan lempeng pasifik dibagian timur. Dengan demikian, posisi Indonesia sangat rawan terhadap bencana. Baik dari aktivitas vulkanis maupun tektonik.  

    Sementara itu, menurut BNPB sebagai badan khusus yang menangani bencana di Indonesia ini mengatakan bahwa ancaman banjir dan longsor masih akan terus berlanjut hingga Maret 2014. Potensi bencana masih akan terjadi di hampir sebagian besar wilayah Indonesia. Hal ini sesuai dengan kondisi pola curah hujan di Indonesia yang akan terus berlangsung hingga bulan Maret nanti. 

    *Dihimpun dari berbagai sumber.
    Penulis: Media Tawadhu
    Twitter: @media_tawadhu8
    • Berita Seharian Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Indonesia di Bibir Bencana Rating: 5 Reviewed By: Berita Seharian
    Scroll to Top