• Latest News

    Friday, November 14, 2014

    Ini Dia! Logo Baru Jogja Seharga 1,5 Miliar yang Menuai Kritik


    Beritaseharian.com - Desain logo baru Jogja (Yogyakarta) menuai kritikan. Pasalnya banyak pengguna internet yang menilai logo tersebut bukannya terbaca “Jogja”, melainkan malah “Togua” sesuai model huruf yang digunakan.

    Sekilas logo yang dirancang MarkpLus Inc pimpinan pakar marketing, Hermawan Kertajaya itu memang terbaca menjadi “Togua”. Hal ini sempat memicu kehebohan di media sosial, sehingga masuk trending topic Indonesia di Twitter pada 29-30 Oktober 2014.

    Kicauan di media sosial pun beragam dalam menanggapi logo baru. Pengguna media sosial membandingkannya dengan logo yang lama. Ada yang berpendapat bahwa logo yang baru kurang mewakili Yogyakarta.

    Logo baru ini adalah rancangan tim Hermawan Kertajaya yang mengaku diminta oleh Sultan secara pribadi untuk menggarap rebranding Yogyakarta, sekitar bulan Februari 2014. Saat itu mereka bertemu di Jakarta seusai kunjungan Sultan ke Taiwan.

    Dari pertemuan selama satu jam tersebut, muncul gagasan baru untuk meninjau kembali brand Yogyakarta yang dirasa tak lagi relevan. Dari situlah, MarkPlus Inc mulai mengerjakan proyek rebranding Yogyakarta.

    Sebelumnya pria yang juga menjabat sebagai President of World Marketing Asociation ini juga telah menggarap logo lama “Jogja, Never Ending Asia”. Dalam desain yang baru, Hermawan mengadaptasi sembilan arah kebijakan Yogyakarta yang terangkum dalam Jogja Renaissance.

    Kesembilan kebijakan itu meliputi bidang ekonomi, pariwisata, kesehatan, teknologi, pendidikan, serta keterlindungan warga, energi, pangan, tata ruang, dan lingkungan. Desain logo baru ini baru diperkenalkan kepada publik dalam Urun Rembug The New Jogja: Rebranding Initiative, di Ambarrukmo Plaza Yogyakarta.

    Pergantian logo jogja menuai kritik terutama dikalangan netizen.  Logo baru 'Jogja, A New Harmony' seharga Rp 1,5 miliar dari Dana Keistimewaan. Netizen maupun pakar komunikasi visual Daerah Istimewa Yogyakarta mendesak adanya sayembara logo terbuka untuk umum.
    berikut komentar netizen twitter.

    Namun, desakan warga tampaknya tak akan berjalan mulus. Kasubid Admimistrasi Publik dan Keuangan Bappeda DIY Erni Widyastuti mengatakan, penyelenggaraan sayembara terbuka tak mungkin dilakukan. Sebab, Pemda sudah menargetkan penggarapan logo selesai di bulan November 2014.

    "Kalau melihat tata kalanya, sudah nggak memungkinkan untuk sayembara lagi," kata Erni dijumpai di kantornya.
    Sang pendiri sekaligus CEO MarkPlus Inc, Hermawan Kertajaya ialah pembuat logo lama 'Yogya, Never Ending Asia'. Dianggap berhasil, Hermawan kembali digandeng Gubernur DIY Sri Sultan HB X untuk menggarap rebranding logo baru.

    Pramdia Arhando
    Foto : jogja24jam.com

    • Berita Seharian Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Ini Dia! Logo Baru Jogja Seharga 1,5 Miliar yang Menuai Kritik Rating: 5 Reviewed By: Berita Seharian
    Scroll to Top