• Latest News

    Monday, November 24, 2014

    "Sampah" Film Dokumenter Karya Mahasiswa Universitas Budi Luhur


    Beritaseharian - Film dokumenter yang membahas persoalan sampah ini di nahkodai oleh Ardi Saputra dengan Sutradara Aryansyah Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur,
    film dokumenter ini mengangkat masalah yang sangat pelik dan menjadi persoalan yang tak kunjung selesai mengenai sampah Ibu Kota Negara yang kian hari kian bertambah intensitasnya, karya film dokumenter ini juga dibuat sebagai salah satu Tugas Akhir Karya di Fikom UBL.

    Ardi Sapurta selaku Produser dalam film ini juga menjelaskan latar belakang permasalahan hingga muncul ide pembuatan dokumenter tentang sampah Ibu Kota sebagai berikut :

    Kepadatan penduduk dengan semua aktifitas membuat perubahan pola perilaku pada manusia itu sendiri. Sifat konsumtif manusia yang berlebihan berdampak besar bagi kehidupan lingkungan. Dampak yang dihasilkan itu adalah sampah. Sampah adalah sesuatu hasil dari sisa konsumtif manusia yang sudah tidak terpakai lagi. Sampah sering dilupakan oleh manusia, bahkan mereka sering seenaknya buang sampah disembarang tempat.

    Pengelolaan sampah di DKI Jakarta diatur dalam perda nomer 5 tahun 1988 tentang kebersihan lingkungan Jakarta. Pelaksanaan perda tersebut sampai sekarang belum optimal, oleh karena itu harus ada peran serta yang dilakukan oleh pemerintah dan warga masyarakat dalam menanggulangi bersama.

    Sampah digolongkan menjadi dua jenis, yaitu sampah organik dan non organik. Sampah organik terdiri dari sampah kertas, tanaman, sampah dapur, dan sisa makanan. Sedangkan sampah non organik terdiri dari sampah kain, botol, plastik, besi, kaca dan kaleng. Sampah organik dapat terurai secara alami, beda halnya dengan non organik memerlukan campur tangan manusia untuk pengangkutan, pengumpulan, pemrosesan, pendaur ulangan, atau pembuangan dari material sampah.
    Berdasarkan rekap tonase dinas kebersihan unit TPST Regional dari tahun 2011 sampai dengan 2013, sampah Jakarta yang dibuang ke TPST Bantar Gebang mencapai rata-rata perharinya  5.362,64 ton dengan jumlah tonase rata-rata pertahun dari tahun 2011 hingga 2013 mencapai 5.872.088,25 ton.

    Jumlah tersebut sudah termasuk jumlah tonase sampah pesisir yang ada di kepulauan seribu.
    Sampah limbah padat hasil sisa industri pasar swalayan yang juga tercatat didalam laporan Industri yang dikeluarkan Badan Pusat Pengkajian Industri Hijau dan Lingkungan Hidup melalui pusat perpustakan industri Kementerian Perindustrian. Ada sebanyak 30 kg/hari yang dihasilkan oleh sampah karyawan, 150 kg/hari sampah pengunjung, sampah operasional swalayan 100 kg/hari, dan juga sampah halaman mencapai 15 kg/hari.

    Hal ini menjadi pekerjaan rumah untuk pemerintah dalam mengurangi volume sampah yang setiap tahunnya terus meningkat. Sampah yang berserakan di sudut-sudut Jakarta tidak pernah terpikirkan oleh penduduk sekitar sampah bahkan mereka tetap sengaja membuang sampah dan menjadikan tempat tersebut tempat penampungan. Kondisi Tempat Penampungan (TPS) yang dikelola oleh Pemda DKI Jakarta tidak lagi memenuhi syarat, karena memang sudah penuh dikarenakan TPA yang dikelola sangat terbatas berbanding terbalik dengan volume sampah di DKI Jakarta yang semakin meningkat setiap harinya. Pengelola TPST Bantar Gebang juga tidak mungkin terus-menerus  menampung sampah Jakarta yang setiap tahun volumenya terus meningkat.

    Hal yang dirasakan warga Jakarta akibat menumpuknya sampah adalah banjir. Banjir yang setiap tahunya melanda Jakarta mengalir membawa sisa-sisa sampah dan lumpur. Banjir yang terjadi dikarenakan sampah yang mengganggu resapan air kedalam tanah. Resapan air tersebut tersumbat akibat sampah-sampah yang menumpuk dan tidak terkelola. Dan ketika hujan datang, air hujan tersebut tidak dapat menyerap kedalam tanah sehingga mengakibatkan banjir. Resapan air  tersebut telah tertimbun oleh sampah terutama sampah plastik yang butuh waktu 1000 tahun untuk dapat terurai.

    Berangkat dari beberapa unsur permasalahan itulah film dokumenter ini akan di rilis dalam waktu dekat.



    Abdul Gofar

    • Berita Seharian Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: "Sampah" Film Dokumenter Karya Mahasiswa Universitas Budi Luhur Rating: 5 Reviewed By: Berita Seharian
    Scroll to Top