• Latest News

    Thursday, April 23, 2015

    22 Pemimpin Asia Afrika Ikuti Bandung Historical Walk


    Beritaseharian.com - AACC2015, Jakarta - Kementerian Luar Negeri memastikan 22 kepala negara/pemerintahan atau wakilnya (VVIP) dari negara-negara Asia dan Afrika akan mengikuti Bandung Historical Walk sebagai puncak Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) pada Jumat (24/4).

    "Ke-22 VVIP itu akan berbaur dengan ratusan delegasi lain setingkat menteri dan pejabat tinggi," kata Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Yuri Octavian  Thamrin di Internastional Media Center KAA, Jakarta Convention Center, Kamis (23/4).

    Yuri menyebutkan para kepala negara/pemerintahan yang mengikuti kegiatan di Bandung, antara lain Presiden Tiongkok Xi Jinping, Raja Swaziland Mswati III, Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak, Presiden Zimbabwe Robert Gabriel Mugabe, Presiden Presidium Majelis Tertinggi Rakyat Korea Utara Kim Yong Nam, PM Nepal Sushil Koirala, PM Kamboja Hun Sen, PM Rwanda Anastase Murekezi, PM Malaysia Najib Razak, dan lain-lain.

    Beberapa kepala negara ada yang menuju Bandung dengan menggunakan pesawat pribadi, seperti  dari Myanmar, Malaysia, Tiongkok, Angola, Vietnam, dan Afrika Selatan.

    Sayangnya, lanjut Yuri, ada beberapa kepala negara/pemerintahan yang telah mengikuti rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi di Jakarta, harus pulang lebih dulu. Mereka antara lain Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Raja Jordania Abdullah II, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Wakil Presiden Seychelles Danny Faure, Perdana Menteri Palestina Rami Al Hamdallah, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah.

    “Tidak ikutnya beberapa kepala negara dikarenakan sejumlah alasan yang mengharuskan mereka kembali ke negara masing-masing. Meskipun beberapa kepala negara tidak hadir, tetapi hal ini tidak akan mengurangi arti penting perayaan KAA di Bandung,” ujar Yuri.

    Rangkaian kegiatan di Bandung, setelah kedatangan  di Bandara Husein Sastranegara, para tamu VVIP menuju Savoy Homann Hotel untuk beristirahat menunggu seluruh kepala negara terkumpul. Sejumlah kamar disiapkan, diantaranya kamar nomor 224 untuk Presiden RI Jokowi, yang dulunya ditempati Presiden Soekarno saat KAA 1955. Demikian pula Presiden Tiongkok Xi Jinping disiapkan kamar nomor  344, karena di kamar itulah Perdana Menteri China Zhou Enlai pernah menempati.

    Setelah semua tamu VVIP terkumpul, Bandung Historical Walk dilakukan. Para pemimpin Asia Afrika berjalan kaki sepanjang 100 meter di Jalan Asia Afrika, dari Savoy Homann Hotel menuju Gedung Merdeka.

    Setibanya di Gedung Merdeka,  serangkaian proses peringatan dilakukan. Presiden RI akan memberikan sambutan, diikuti kepala negara perwakilan dari Asia dan Afrika, serta negara peninjau. Mereka kemudian akan menandatangani secara simbolis Bandung Message.

    Kegiatan berikutnya, para tamu negara  meresmikan Monumen Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika di sudut jalan antara Gedung Merdeka dan Masjid Raya. Setelah itu barulah mereka yang beragama Islam mengulang sejarah 60 tahun silam, yaitu shalat Jumat bersama di Masjid Raya Bandung.

    Usai Shalat Jumat, para kepala negara dijadwalkan makan siang (Luncheon VVIP) Gedung Pakuan atau kediaman resmi Gubernur Jawa Barat, sebelum akhirnya satu persatu kembali ke Bandara Husein Sastranegara untukl kembali ke na\egara masing-masing.

    Sumber Asia Africa Conference
    • Berita Seharian Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: 22 Pemimpin Asia Afrika Ikuti Bandung Historical Walk Rating: 5 Reviewed By: Berita Seharian
    Scroll to Top