• Latest News

    Monday, December 21, 2015

    Berwisata ke Miniatur Belanda di Tanah Jawa


    Semarang Tawang - Copyright  Pram

    Ketika musim liburan tiba, setiap orang sudah mempersiapkan rencana perjalanan liburan yang menarik, berbagai pilihan mulai dari wisata belanja, kuliner, sejarah dan budaya akan masuk menjadi daftar destinasi yang patut dikunjungi.

    Bila menyukai wisata yang sarat akan sejarah ada baiknya Anda mencoba menginjakan kaki ke miniatur Belanda di Tanah Jawa, bila kilas balik sedikit kepada sejarah Bangsa Indonesia memang sangat panjang ketika Indonesia menjadi negara Jajahan bangsa asing kala itu.

    Kawasan Kota Lama Semarang disebut juga Outstadt. Luas kawasan ini sekitar 31 hektare. Dilihat dari kondisi geografi, nampak bahwa kawasan ini terpisah dengan daerah sekitarnya, sehingga nampak seperti kota tersendiri, sehingga mendapat julukan "Little Netherland". Kawasan Kota Lama Semarang ini merupakan saksi bisu sejarah Indonesia masa kolonial Belanda lebih dari 2 abad, dan lokasinya berdampingan dengan kawasan ekonomi seperti yang terlampir di laman Wikipedia.

    Dengan keterkaitan sejarah Belanda dan Indonesia inilah kawasan kota lama Semarang kini menjadi daya tarik wisata sejarah, bangunan bangunan unik dengan gaya arsitektur bernuansa eropa seakan membawa kembali kepada masa Kolonial Belanda, beberapa bangunan yang menjadi tempat wisata diantaranya.

    1. Gereja Blenduk

    Gereja Blenduk -  Copyright  Pram
    Gereja Blenduk terletak sekitar 10 meter di sebelah barat persimpangan kota tua. Gereja Blenduk adalah sebuah bangunan kuno yang berusia lebih dari 200 tahun dan juga menjadi salah satu ikon dari Semarang. Berusia lebih dari 200 tahun dan membuat " tetenger " ( Landmark ) Semarang. Terletak di Jalan Let Jend. Suprapto no.32. Gereja Blenduk disebut sebagai puncak dua menara dan kubah besar. Dinamai gereja Blenduk karena dibagian atas 2 menara dan sebuah kubah besar. Kubah dalam bahasa Jawa berarti Blenduk.

    2. Stasiun Tawang

    Statsiun Semarang Tawang - Copyright  Pram
    Stasiun Tawang dibangun oleh Nederlanshe Spoorweg Maatschsrij (NIS), tepat di Jalan Taman Tawang. Stasiun ini pertama kali dibuka oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Baron Sloet Van de Beele untuk menggantikan stasiun sebelumnya. Pembangunan itu sendiri memakan waktu hampir 6 tahun, antara 16 Juni 1864 - 10 Februari 1870.

    3. Polder Air Tawang

    Tempat menarik lainnya adalah di daerah kota tua Semarang adalah Air Polder Tawang. Tempat ini terletak di depan Stasiun Tawang selain sebagai tempat rekreasi, kolam ini juga berfungsi untuk melindungi air limbah dari luar daerah dan mengontrol tingkat air di Kota Lama. Dengan kata lain, kolam ini juga berfungsi untuk mengantisipasi banjir.
    Di tepi kolam telah dibangun dan ada semacam trotoar tempat duduk. Menikmati sore di tempat ini akan menjadi pilihan yang cukup menarik sementara di daerah kota lama.

    4. Pabrik Rokok Praoe Lajar

    Pabrik Rokok Praoe Lajar - Copyright  Pram

    Tepatnya di sebuah gedung tua yang terletak di Jl. Merak Old Town wilayah Semarang. Di tengah gempuran industri tembakau perusahaan di Indonesia, Praoe Lajar masih bertahan sebagai salah satu pabrik indie rokok. Hal ini mengagumkan karena sangat jarang ditemukan di Indonesia. Kita mungkin pernah melihat iklan rokok ini di media serta beberapa merek rokok nasional. Namun, keberadaan Praoe Lajar merupakan tonggak sendiri.

    5.Kantor Gabungan Koperasi Batik Indonesia

    Kantor Gabungan Koperasi Batik - Copyright  Pram
    Terletak di Jalan Mpu Tantular 29. Berdiri pada tahun 1930-an. Gedung ini didirikan untuk Koperasi Pengusaha Batik pada waktu itu mengingat pada zaman dahulu batik juga telah diekspor ke luar negeri. Tanggal 4 Mei 1897 diresmikan sejak awal Gabungan Pengusaha Batik berdiri di Indonesia. Bangunan ini mengadaptasi untuk kondisi udara tropis.

    Dengan berwisata di kawasan kota lama Semarang, siapapun akan merasakan sensasi seperti berkeliling di kota Belanda dahulu kala, sudut-sudut kota dengan bergaya eropa bercampur dengan hiruk pikuk dan kemajemukan masyarkat Jawa menjadi kesan tersendiri berkeliling di kawasan kota lama Semarang, lalu lalang kendaraan di kawasan kota lama seakan tak henti, gemuruh suara roda-roda kereta api juga menghiasi pendengaran anda jika berkeliling dikawasan stasiun Tawang, berwisata tidak hanya menikmati perjalanan semata tetapi juga berupaya menghargai peninggalan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia.

    ________________________________
    Penulis : Pramdia Arhando
    • Berita Seharian Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Berwisata ke Miniatur Belanda di Tanah Jawa Rating: 5 Reviewed By: Berita Seharian
    Scroll to Top