• Latest News

    Sunday, July 31, 2016

    Tingkatkan Akses Kesehatan, PT KAI Operasikan Rail Clinic Layani Masyarakat Bandung Barat

    Rangkaian Rail Clinic | Dok. KAI

    BANDUNG, Beritaseharian.com - Dalam meningkatkan akses kesehatan masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggelar bakti sosial di Desa Kanangasari, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (27/7/2016).

    Dalam bakti sosial ini KAI mengoperasikan Kereta Kesehatan yang dikenal dengan 'Rail Clinic', bertempat di Stasiun Maswati di Kabupaten Bandung Barat,  kegiatan Bakti Sosial, berupa pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berada di Desa Kanangasari, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Dengan menggunakan Kereta Kesehatan pertama di Indonesia, Rail Clinic, KAI hadir melayani warga di sekitar stasiun.

    “Ini kereta kesehatan pertama dan satu-satunya di Indonesia. Di wilayah Bandung, kita memberikan layanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat Maswati,” ujar Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Franoto Wibowo.
    Seorang pasien diperiksa oleh dokter di Rail Clinic
    Franoto menambahkan, lebih dari seratus warga usia lanjut tampak mengantre di depan gerbong Kereta Api (KA) di Stasiun Maswati pada saat itu. Mereka tertib mengantri untuk diperiksa, mulai dari mendaftar di bangku yang disediakan tidak jauh dari gerbong, lalu dipanggil untuk diperiksa.

    Di ruangan klinik gigi, nampak peralatan dokter gigi yang cukup lengkap. Tanpa sungkan seorang ibu langsung berbaring untuk mendapatkan pemeriksaan gigi.

    “Alhamdulillah, sudah lama gigi bolong, ingin diperiksa dokter. Biar makannya nggak susah,” kata Mak Aminah, 58 tahun, yang ikut menikmati pemeriksaan. Dokter yang melayani merupakan dokter dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat yang bekerjasama dengan PT KAI. Ada lima dokter umum dan tiga dokter spesialis yang terlibat.

    Franoto menuturkan, selain memeriksa manula, KAI juga menyiapkan kacamata baca untuk anak-anak SD. VP Daop 2 Bandung Saridal mengatakan program CSR layanan kesehatan gratis ini akan dilakukan di titik terpelosok di wilayah kerjanya.

    Anak-anak SD mengikuti pemeriksaan gigi di Stasiun Maswati
    “Kita memilih menggelar acara ini di Stasiun Maswati supaya bisa menjangkau masyarakat yang jauh. Dari Stasiun Maswati ke jalan yang paling dekat berjarak sekitar 7 Km. Jika naik ojek, ongkosnya 30 ribu,” ungkapnya.

    KAI ingin memberikan manfaat yang didapatkan selama ini kepada masyarakat yang belum terjangkau fasilitas kesehatan yang layak. Karena kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi.

    Sementara itu, Rail Clinic merupakan kereta kesehatan yang terdiri dari dua gerbong. Masing-masing gerbong memiliki ruangan kemudi atau masinis yang membuat kereta ini bisa berjalan maju atau mundur sesuai tujuannya. Gerbong pertama, selain ruangan masinis, terdapat ruangan pelayanan kesehatan gigi, ruangan dokter dan juga ruang tunggu bagi pasien.

    Gerbong kedua yang saling menempel terdiri atas ruang masinis, ruang pemeriksaan mata dan apotik atau pengambilan obat. Dalam pengoperasinya, diperlukan kereta yang tak tergantung lokomotif sehingga pengaturan operasional Rail Clinic dapat lebih leluasa.

    Maka dari itu, penggunan 2 unit KRD sebagai rail clinic ini dianggap tepat, agar penggunaannya menjadi lebih mudah dikarenakan KRD sudah memiliki retofit diesel yaitu mesin penggerak tersendiri sehingga tidak lagi bergantung kepada ketersediaan lokomotif sebagai penggerak dan tidak mengganggu KA lainnya.


    PT. Kereta Api Indonesia
    Foto : Dok. KAI

    • Berita Seharian Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Tingkatkan Akses Kesehatan, PT KAI Operasikan Rail Clinic Layani Masyarakat Bandung Barat Rating: 5 Reviewed By: Berita Seharian
    Scroll to Top