• Latest News

    Sunday, October 30, 2016

    Selayang Pandang 71 Tahun Mengemban Amanah Goreskan Tinta Emas Inovasi Kereta Api Indonesia


    Roda-roda sepur itu kini menjadi tonggak sejarah, rupanya 71 tahun lalu telah lahir sarana
    transportasi dari masa penjajahan.


    Kemudian, kemerdekaan bangsa ini pun lahir berkat kecerdikan dan kobaran pengorbanan
    sang pahlawan, kemudian pada tanggal 28 September 1945 ditetapkan sebagai Hari Kereta Api serta dibentuknya Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI).


    Terlepas dari soal sejarah, roda-roda sepur itu terus begerak, berjalan, dan terus mencari tujuannya.Kini Badan Usaha Milik Negara yang dikenal dengan PT Kereta Api Indonesia telah melayani transportasi umum berbasis rel di wilayah Jawa dan Sumatera.

    Perlahan kian pasti, perubahan itu datang dan berkembang, inovasi menjadi semangat dalam
    peningkatan layanan, satu hal itu demi kepuasan pelanggan.


    Pada 2012 lalu saya merasakan betapa luar biasanya hiruk pikuk di dalam kereta ekonomi
    pada masa itu.Menuju kota pelajar Yogyakarta saya bersama rekan sejawat menggunakan
    kereta ekonomi "Progo" dengan relasi Stasiun  Pasar Senen menuju Stasiun Lempuyangan
    Yogyakarta.

    Kala itu, datang ke stasiun dengan harapan untuk mendapatkan tiket menuju Yogyakarta,
    loket-loket di stasiun pun penuh ramai melayani penikmat sepur untuk menuju daerah
    tujuannya, tak sedikit calo yang berhamburan menawarkan sebuah kertas "tiket" agar dapat
    langsung menuju kampung halaman tanpa perlu antri panjang.

    Bukan tanpa alasan, kereta api menjadi transportasi yang paling murah dengan rentang
    tujuan Jakarta-Yogyakarta sekalipun hanya Rp 35.000. Kereta tiba, saatnya menuju
    Yogyakarta, tak aneh dan tak menghenrankan dengan Rp 35.000 didalam sepur yang
    melaju tersebut, pedagang lalu lalang, pengamen bernyanyi ria, mengharapkan pundi-pundi
    rupiah diatas sepur.

    Suasana terasa penuh, sesak, dan sesekali terhirup aroma toilet yang
    semerbak, pagi hari tiba di Yogyakarta, tetapi itulah bagian dari perjalanan sang sepur.


    Sebuah perjalanan tentu mengarah kedepan, dengan tujuan lebih baik dari sebelumnya.
    Sejarah yang panjang tentu tidak hanya digoreskan dalam tinta hitam, pasti ada suka dan
    duka, mulai dari keterlambatan perjalanan sepur, gangguan persinyalan, hingga tak sedikit
    insiden yang menimbulkan korban jiwa.

    Inovasi dan Transformasi Pelayanan

    Namun, seiring perjalanan waktu, tinta emas perlahan mulai digoreskan, berbagai inovasi di
    berikan, satu tiket berlaku untuk satu orang, pembelian tiket secara online, penggunaan
    boarding pass, hingga e-kiosk tiket kereta api.


    Bukan hanya sekedar peningkatan pelayanan penumpang, tetapi tinta emas itu juga
    diberikan dalam peningkatan fasilitas umum baik di kereta maupun stasiun. Pelarangan
    pedagang, pengamen dan pengemis di dalam kereta, perbaikan sarana toilet yang gratis dan
    bersih di stasiun dan di dalam kereta.


    Terpenting jalinan komunikasi konsumen kereta api dan perusahaan menjadi esensi yang
    memberikan peningkatan pelayanan konsumen. Pengaduan keluhan, kritik, saran dan
    masukan bisa dilakukan dengan mudah oleh konsumen dan tersedia di berbagai platftom
    mulai dari media sosial @KAI121, website, email bahkan customer service telepon sekalipun
    disediakan PT KAI demi respon cepat dan terukur.

    Kini Keretaku Aman dan Nyaman

    Cerita singkat ketika menuju Kota Bandung, tidak sedikit masyarakat Ibukota Jakarta yang
    mengandalkan kereta api sebagai transportasi menuju kota kembang, dengan tarif yang
    terjangkau, waktu yang tepat hingga bebas dari kemacetan menjadi nilai tambah transportasi
    yang satu ini.

    Meliuk-liuk diantara perbukitan menuju kota kembang, disuguhkan panorama indah selama
    perjalanan membuat siapa saja yang menuju Bandung dengan kereta Argo Parahyangan
    akan merasa nyaman dari dan menuju Bandung.

    Tidak perlu susah untuk membeli tiket kereta asaat ini cukup buka website atau aplikasi pun
    tiket sudah bisa didapatkan, lalu datang ke stasiun tak perlu antri, tingga check in mandiri
    dengan mencetak boarding pass dan masuk menuju kereta menikmati perjalanan.
    Dalam perjalanan lapar? tak perlu khawatir berbagai makanan baik makanan ringan hingga
    hidangan besar tersedia disetiap restorasi kereta ditambah suasana kereta makan yang
    bersih dan nayaman.

    Beli tiket mudah, check in mandiri mudah, beli makan dan minum juga mudah di kereta,
    hingga fasilitas toilet kereta yang kini tidak kotor dan menimbulkan aroma tidak sedap.
    Naik kereta api bukan sekedar sebuah perjalanan tetapi sebuah rangkaian cerita, ragam
    cerita akan tercipta dalam setiap perjalanan, bukan lagi cerita soal sumpek, sesak, kotor, bau
    dan terlambat, tetapi cerita yang menyenangkan, aman, nyaman, tepat waktu dan bersih.

    Kini 71 tahun sudah Kereta Api Indonesia mengemban amanah masyarakat Indonesia,
    perjalanan panjang sang sepur itu terus dinikmati oleh masyarakat, bukan hanya sebagai
    transportasi biasa, namun menjadi transportasi andalan juga kebanggaan masyarakat
    Indonesia dengan tarif terjangkau, estimasi waktu yang tepat dan juga keamanan dan
    kenyamanan yang terjaga.


    Teruslah berinovasi dan bertransformasi demi pelayanan konsumen, perbaiki terus fasilitas
    yang ada, tingkatkan kesejahteraan pegawai demi terciptanya PT Kereta Api Indonesia yang
    bermartabat.


    Tak lengkap bila hanya Kereta Api Indonesia yag terus berinovasi, masyarakat dan
    pengguna kereta api juga perlu sadar dan menjaga akan fasilitas dan pelayanan yang
    diberikan Kereta Api Indonesia.

    Salam Pramdia Arhando pecinta Kereta Api Indonesia, bangga naik kereta api.
    • Berita Seharian Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Selayang Pandang 71 Tahun Mengemban Amanah Goreskan Tinta Emas Inovasi Kereta Api Indonesia Rating: 5 Reviewed By: Berita Seharian
    Scroll to Top